#MaskerUntukSemua

Halo Sobat Bengok, tak terasa sudah memasuki bulan februari dimana bulan ini identik dengan kasih sayang. Di momen-momen ini sudah saatnya kita memberi kepada orang terkasih. Hal ini tidak terlepas Bengok Craft dalam memberikan perhatian lebih kepada masyarakat luas. Bahkan, dalam hal ini, kontribusi Bengok Craft tidak hanya dilakukan di bulan-bulan tertentu namun juga sepanjang tahun. Lalu, apa saja sih kontribusi yang telah dilakukan Bengok Craft dalam wujud kepedulian kepada masyarakat?

Di tahun 2020 merupakan momen dimana kita semua dihadapi dengan situasi yang sulit karena pandemi COVID-19. Akibatnya, banyak kegiatan di luar yang ditunda maupun dibatalkan. Namun, pandemi COVID-19 tidak membuat langkah Bengok Craft berhenti bergerak dalam memberikan kontribusi kepada masyarakat. Sejak awal pandemi, Bengok Craft telah berkomitmen mengajak masyarakat sekitar untuk memakai masker yaitu dengan membagi-bagi masker kain buatan Bengok Craft secara gratis. Program yang satu ini dinamakan program “Maskesmas” atau masker kesehatan masyarakat. masker ini diharapkan dapat mengurangi penyebaran virus Corona di masyarakat, terutama dari orang yang terinfeksi virus namun tidak memiliki gejala apa pun.

Beberapa klinik yang mendapatkan masker secara gratis ini diantaranya adalah Klinik Kesehatan dr. Bramasto – dr. Yulia Kesongo, Tuntang, Kab. Semarang, Puskesmas Bawen, Puskesmas Gedangan, Puskesmas Cebongan Salatiga, dan lain sebagainya. Selain itu, masyarakat sekitar pun juga turut mendapatkan masker dari Bengok Craft.

Selain membagi-bagikan masker secara gratis, Bengok Craft juga turut memberikan masker secara gratis kepada Sobat Bengok yang membeli produknya. Tidak hanya itu, di era pandemi Bengok Craft juga turut memproduksi masker dan menjualnya dengan harga yang lebih murah karena pada saat itu harga masker melambung tinggi.

Sumber: https://www.instagram.com/bengokcraft/?hl=en

Dalam membagi-bagikan dan memproduksi masker, pastinya tak luput dari peran penjahit yang diberdayakan oleh Firman Setyaji selaku CEO Bengok Craft. Secara tidak langsung, penjahit masker yang mulanya juga berperan sebagai pengrajin eceng gondok tetap dapat bertahan dan produktif meskipun dihantam pandemi.

Langkah-langkah lain yang dilakukan Bengok Craft sebagai bentuk kepedulian kepada masyarakat yaitu diskusi melalui webinar yang diselenggarakan secara gratis yaitu dengan memberikan ilmu-ilmu baru mengenai dunia wirausaha. Kolaborasi yang pernah dilakukan oleh Bengok Craft yaitu dengan beberapa komunitas seperti @rumah.sinergi, @krealogi, dan lain-lain.

 Lebih lanjut, pada bulan September yang lalu, Bengok Craft juga pernah memberikan dukungan di dunia akademik yaitu seperti memfasilitasi penelitian yang dilakukan Jurusan Bahasa dan Sastra Inggris Universitas Negeri Semarang (UNNES) berupa workshop berjudul “Penulisan Konten Kreatif Berbasis Stori Berbahasa Inggris untuk Media Iklan Kreatif UMKM Bengok Craft, Desa Kesongo, Tuntang, Kab. Semarang”.

Peran Bengok Craft Sebagai Fasilitator dalam Penelitian Penulisan Konten Kreatif

Tidak hanya itu, Bengok Craft juga turut memberikan workshop berupa pelatihan pembuatan Gelang Bengok bagi Gabungan Organisasi Wanita Kota Pasuruan yang telah dilaksanakan pada tanggal 23 Desember 2020 yang lalu. Dengan kegiatan tersebut, diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat akan peluang yang ada di sekitar khususnya dalam mengolah tanaman gulma menjadi barang yang memiliki nilai guna.

Seperti itulah bentuk kepedulian dan rasa kasih sayang Bengok Craft kepada masyarakat yang telah dilakukan selama tahun 2020. Oleh karena itu, besar harapan Bengok Craft untuk selalu memberikan kontribusi kepada masyarakat dengan kolaborasi yang semakin bertambah dan besar pula di waktu yang akan datang, seperti di tahun 2021 ini.

Semoga langkah-langkah Bengok Craft kedepannya semakin bermanfaat untuk masyarakat luas ya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *